Probiotik Untuk Penyembuhan Penyakit Dalam dan Luka Luar pada Ternak
Dewasa ini
seringkali kita mendengar istilah bakteri baik atau biasa disebut dengan probiotik,
dan bakteri pathogen (jelek)
atau juga bisa disebut dengan kuman. Teman
Petani semua...seperti kita ketahui bersama, bahwasannya Tuhan Yang Maha Esa telah
menciptakan alam semesta dan seisinya ini dalam keadaan sempurna dan dengan
keadaan yang seimbang. Banyak yang belum kita ketahui semua, bahkan tidak dapat
kita lihat dengan mata telanjang seperti bakteri tentunya.
Mekanisme Kerja Probiotik
Pada masa-masa sekarang penelitian tentang mekanisme kerja probiotik
telah mengalami banyak kemajuan. Telah banyak diketahui tentang beberapa fungsi
mikroflora usus diantaranya adalah metabolik, trofik dan protektif.
- Fungsi metabolik meliputi fermentasi residu makanan yang tidak tercerna dan endogen lendir, penghematan energi melalui asam lemak rantai pendek, produksi vitamin K, dan penyerapan ion.
- Fungsi trofik didasarkan pada pengendalian proliferasi sel epitel dan diferensiasi, serta pengembangan dan homeostasis dari sistem kekebalan tubuh. Seperti diketahui luas permukaan saluran pencernaan bisa jadi hampir sebanding dengan ukuran lapangan tenis yang merupakan luas permukaan tubuh terbesar kedua setelah saluran pernafasan.
- Fungsi protektif yaitu dengan kemampuan probiotik untuk mengendalikan ekosistem tubuh yang utamanya juga pada usus. Karena itu, mempertahankan keseimbangan mikroflora pencernaan menjadi suatu keharusan yang harus dilakukan, termasuk pada ternak.
Mikroflora usus menjadi penting, karena perannya
sebagai mesin metabolik makanan yang tidak tercerna secara fisik dan kimiawi
biasa. Meningkatkan tingkat kesehatan dengan cara kolonisasi mikroflora baru
dan menjaga invasi kolonisasi bakteri pathogen. Gangguan keseimbangan pada mikroflora
usus ternak dan meningkatnya bakteri pathogen (kuman) dapat menyebabkan
gangguan kesehatan mulai dari perubahan metabolik makanan dan metabolisme
tubuh, kembung, diare, stress dan menurunnya resistensi kekebalan tubuh
terhadap penyakit.
Pada Bio
Maxter banyak terdapat probiotik golongan asam laktat dari strain tangguh
yang memiliki kemampuan sebagai antibiotik alami, juga
sebagai antiviral dan antifungal. Strain Lactobacillus
pada Bio Maxter akan menghasilkan
antibiotik alami yang dapat membunuh melalui penjagaannya dari serangan bakteri
pathogen/kuman yang bisa sangat membahayakan kelangsungan hidup ternak anda.
Cara kerjanya unik dengan melalui proteksi dengan menghambat pertumbuhan dan
aktivitas mikroorganisme tanpa membunuhnya, beda dengan mekanisme antibiotik
buatan yang akan membunuh semua bakteri, baik pada bakteri probiotik maupun
pada bakteri kuman/pathogen.
Probiotik pada Bio
Maxter dalam aktivitasnya sebagai proteksi, akan memproduksi asam dan higrogen
peroksida (H2O2). Aktivitas proteksi ini akan dimulai
dari saluran pencernaan dengan menghasilkan beberapa antibiotik alami, antara
lain:
- Lactobacillus brevis, antibiotik yang dihasilkan Lactobrevin.
- Streptococcus lactis, menghasilkan Nisin.
- Lactobacillus plantarum, antibiotik yang dihasilkan Lactolin.
- Lactobacillus bulgaricus, antibiotik yang dihasilkan Bulgarican.
- Juga akan menghasilkan Bifidin, Acidolin, Acidhopilin, dll.
Pada tubuh bagian luar ternak, probiotik Lactobacillus pada Bio Maxter juga mampu menekan pertumbuhan bakteri pathogen dan
jamur yang sering terdapat pada kulit ternak. Biasanya pada kondisi lingkungan
kandang yang kurang baik (lembab-kurang cahaya) atau karena didahului adanya gigitan
serangga parasit yang dapat menyebabkan infeksi lanjutan pada kulit. Cara
pemberian Bio Maxer dengan
dioleskan, dapat membantu memecah sel-sel kulit mati atau menghancurkan
puing-puing yang disekresikan oleh banyak kelenjar
kulit dan pori-pori yang terbuka pada kulit. Juga membantu menghilangkan kapur
pada kulit binatang ternak, memperhalus struktur dan urat kulit binatang, dan
pada akhirnya mempercepat penyembuhan luka sehingga dapat mencegah timbulnya
infeksi lainnya.
Semakin besar ketidakseimbangan mikroflora (probiotik) baik pada pencernaan dan luar tubuh, akan menyebabkan gejala penyakit yang semakin besar. Substitusi probiotik adalah cara yang paling alami, aman dan logis untuk terapi dan menjaga keseimbangan ekosistem pada tubuh ternak anda....(epm)
0 Response to "Probiotik Untuk Penyembuhan Penyakit Dalam dan Luka Luar pada Ternak"
Posting Komentar
Terimakasih kunjungannya, saling berbagi tak pernah rugi.